Di luar berbagai kepercayaan yang berkembang di masyarakat, keris memiliki nilai budaya yang sangat tinggi. Bahkan, keris telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia dari Indonesia.
Karena itu, pelestarian keris tidak hanya dilakukan melalui perawatan benda pusakanya, tetapi juga dengan menjaga pengetahuan, filosofi, dan tradisi yang menyertainya. Saat ini, banyak empu muda yang masih aktif membuat keris kamardikan sebagai upaya mempertahankan warisan budaya Nusantara.
Menurut Raden Ridwan, keris-keris tua yang memiliki nilai sejarah tinggi sebaiknya tetap dijaga dan dilestarikan sebagai bagian dari identitas budaya bangsa.
"Keris bukan hanya benda pusaka, tetapi juga warisan sejarah dan budaya yang nilainya sangat berharga bagi generasi mendatang," tutupnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)