Hal tersebut karena dokter dan tim anestesi perlu memantau kondisi tubuh pasien melalui warna bibir, wajah, dan kuku selama proses persalinan maupun tindakan operasi caesar.
“Make up tebal bisa menutupi tanda-tanda penting seperti pucat atau kebiruan,” jelasnya.
Warna bibir, kuku, dan kulit menjadi salah satu indikator penting untuk mengetahui kondisi oksigenasi dan sirkulasi darah pasien. Jika tertutup riasan tebal atau kuteks, tenaga medis bisa lebih sulit mendeteksi perubahan kondisi tubuh dengan cepat.
Karena itu, ibu hamil yang ingin tetap memakai make up saat melahirkan dianjurkan memilih riasan ringan, nyaman, dan tidak berlebihan agar tetap aman selama proses persalinan berlangsung.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)