JAKARTA - Pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat berpotensi memengaruhi harga berbagai kebutuhan rumah tangga. Mulai dari susu anak, pampers, kosmetik, hingga kebutuhan sehari-hari lain yang masih bergantung pada bahan baku atau produk impor.
Kondisi ini membuat para ibu rumah tangga perlu lebih cermat dalam mengatur pengeluaran, terutama ketika harga kebutuhan naik sementara penghasilan keluarga belum tentu ikut bertambah.
Perencana Keuangan Andy Nugroho mengatakan, langkah utama yang harus dilakukan adalah memperketat budgeting dan membuat skala prioritas pengeluaran.
“Ketika harga barang naik sementara penghasilan tidak naik, otomatis kita harus lebih kencang lagi melakukan budgeting dan membuat skala prioritas pengeluaran,” ujar Andi.
Menurutnya, pengeluaran keluarga sebaiknya dibagi menjadi beberapa tingkat prioritas agar kondisi keuangan tetap aman di tengah ketidakpastian ekonomi.