Lebih lanjut, Ayu menegaskan bahwa pengakuannya bukan untuk mencari simpati publik. Ia hanya ingin jujur mengenai pengalaman pahit yang selama ini dipendam sendiri.
“Saya tidak menulis ini untuk mencari pembenaran atau belas kasihan, tetapi untuk jujur atas masa lalu saya dan mengakui bahwa keputusan tersebut meninggalkan luka mendalam, baik secara fisik maupun batin. Saya sadar bahwa ada tindakan yang tidak bisa diulang dan penyesalan yang akan selalu saya bawa seumur hidup.”
Dalam unggahan berikutnya di Instagram Story, Ayu mulai menyinggung sosok pria yang dimaksud dengan menyebut inisial R. Ia mengaku telah mengenal pria tersebut sejak lama dan memberi sinyal akan membuka lebih banyak cerita ke publik.
“Inisialnya R, kenal R dari tahun 2014/2025, tenang kalian akan tahu siapa sebenarnya sosok ‘R bupati’ itu,” tulis Ayu.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)