Kurma premium biasanya terasa gembung, berdaging tebal, dan sedikit lembap. Bukan terlalu kering atau kulitnya sudah keriput parah. Tekstur yang seimbang menunjukkan kadar air yang optimal sehingga rasanya lebih nikmat.
Sebaliknya, kurma oplosan sering kali terasa keras, terlalu lengket, atau tidak elastis saat ditekan ringan karena dicampur dengan buah berkualitas rendah atau stok lama.
3. Cium Aroma Alami
Aroma juga menjadi indikator penting. Kurma berkualitas tinggi memiliki aroma manis alami seperti karamel atau madu.
Jika tercium bau asam, fermentasi, atau aroma tidak sedap, bisa jadi kurma sudah tidak segar atau diproses dengan cara yang kurang tepat.
4. Perhatikan Kadar Kelembapan