Tren 'Slow Travel' Jadi Opsi Wisata, Wisata Anti Lelah yang Tak Terburu-buru

Niko Prayoga , Jurnalis
Selasa 27 Januari 2026 10:03 WIB
Tren 'Slow Travel' Jadi Opsi Wisata, Wisata Anti Lelah yang Tak Terburu-buru. (Foto: Ist)
Share :

Tidak hanya menawarkan nuansa keindahan alam, tentang wisata ini juga menawarkan sisi budaya dan wisata religi dari masyarakat sekitar. Seperti aktivitas sehari-hari, budaya, adat istiadat, kuliner bahkan sis wisata religi. 

Harmoni Alam dan Budaya dari Ketinggian

​Menuju Ngong Ping merupakan bagian dari perjalanan slow travel itu sendiri. Menggunakan kereta gantung Ngong Ping 360, anda bisa menikmati hijaunya perbukitan Lantau dan birunya laut selama 25 menit. Hal itu bukan sekadar perjalanan untuk berpindah tempat, melainkan momen untuk melakukan kontemplasi visual.

​Apalagi, saat ini Ngong Ping tengah merayakan hari jadinya yang ke-20 bertajuk "Big Occasion". Di mana wisatawan berkesempatan langka untuk melihat matahari terbenam dan transisi alam menuju malam. 

Hal itu dikarenakan selama perayaan ulang tahunnya, Ngong Ping membuka jam operasional hingga pukul 21.00. Nuansa senja yang indah juga bisa anda resa dengan hawa ketenangan batin Big Buddha dan Jembatan Hong Kong–Zhuhai–Macau mulai berpendar lembut di bawah cahaya lampu, menciptakan suasana yang magis sekaligus menenangkan.

Nuansa tersebut biasanya sangat digemari oleh wisatawan Indonesia karena ketenangan saat bepergian sering kali menjadi hal utama bagi mereka. Apalagi, dalam perayaan kali ini, kabin kereta gantung akan dihias dengan desain ikonik merek lokal Hong Kong, seperti taman hiburan klasik Lai Yuen. 

Ada juga instalasi "Year of the Horse" Di Ngong Ping Village untuk menyambut Imlek juga akan memberikan sentuhan budaya yang kental bagi setiap pengunjung yang melintas.

Melalui pendekatan yang lebih personal dan fasilitas yang inklusif, Ngong Ping 360 mengajak kita untuk sejenak berhenti dari rutinitas, mendengarkan desis angin di perbukitan, dan merayakan setiap momen perjalanan dengan lebih bermakna.

Hal tersebut didukung dengan Ngong Ping sebagai spot wisata yang ramai muslim. Seperti adanya fasilitas ruang shalat terpisah dengan perlengkapan lengkap (sajadah, mukena/abaya, Al-Qur'an) dan berbagai restoran di Ngong Ping Village telah tersertifikasi, sehingga bisa menikmati hidangan lokal tanpa rasa khawatir. ​Selain itu, Ngong Ping juga telah meraih Gold Rating dari CrescentRating dan gelar Muslim-Friendly Attraction of the Year 2025.

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya