JAKARTA - Di tengah viralnya Broken Strings, Aurelie Moeremans menyampaikan permintaan maaf dan keprihatinannya atas dampak negatif yang ikut muncul. Ia menyayangkan ada berbagai pihak yang menjadi sasaran perundungan akibat spekulasi para pembaca.
Aurelie menjelaskan, kondisi itu tidak pernah menjadi tujuannya. Ia pun meminta maaf pada pihak-pihak yang merasa dirugikan karena dikaitkan dengan bukunya.
“Aku baru tahu dari beberapa media bahwa ada beberapa pihak yang jadi sasaran bullying netizen karena mereka menebak-nebak siapa saja tokoh-tokoh dalam buku aku,” kata Aurelie.
“Aku minta maaf banget itu bukan tujuan aku sama sekali,” tambahnya.
Aurelie mengingatkan bahwa isi buku tersebut adalah sudut pandangnya saat masih remaja dan telah terjadi belasan tahun lalu. Sehingga ia meminta para pembaca untuk tidak menghakimi siapa pun, apalagi jika hanya berdasarkan dugaan.