JAKARTA - Cuaca hujan ekstrem memicu meningkatnya kasus batuk di masyarakat. Menariknya, batuk yang dialami sebagian orang cenderung berlangsung lama dan tidak kunjung sembuh.
Penyebab penyakit ini pun beragam, mulai dari gaya hidup hingga polusi dan cuaca.
Perlu diketahui bahwa kondisi udara yang buruk juga bisa menyebabkan masalah pada saluran pernapasan, termasuk batuk dan radang tenggorokan.
Dilansir Mayo Clinic, Selasa (20/1/2026), radang tenggorokan adalah infeksi bakteri yang dapat membuat tenggorokan terasa sakit dan gatal. Jika tidak diobati, radang tenggorokan dapat menyebabkan komplikasi, seperti radang ginjal atau demam rematik.
Penyakit ini paling sering terjadi pada anak-anak. Namun, dalam kondisi udara yang kotor, penyakit ini bisa menyerang segala usia dengan mudah.
Berikut beberapa cara untuk mencegah penyakit batuk dan radang tenggorokan, Selasa (20/1/2026).
1. Menggunakan Masker
Jika saat pandemi COVID-19 masyarakat diwajibkan memakai masker, kini penggunaan pelindung wajah kembali dianjurkan untuk menghindari paparan polusi udara.
Masker dapat membantu mencegah masuknya zat berbahaya yang ada di udara. Gunakan masker saat beraktivitas di luar rumah agar terhindar dari risiko polusi, termasuk radang tenggorokan.
2. Istirahat dan Perbanyak Air Putih
Cara terakhir untuk mencegah batuk adalah dengan beristirahat yang cukup dan memperbanyak konsumsi air putih.
Kebiasaan ini dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh agar tidak mudah sakit di tengah paparan polusi udara. Mengonsumsi air putih yang cukup juga membantu mencegah dehidrasi serta menjaga tenggorokan tetap lembap dan terhindar dari rasa kering maupun gatal.
3. Sering Cuci Tangan
Cara pertama adalah sering mencuci tangan, terutama setelah beraktivitas di luar rumah. Kondisi udara yang buruk membuat beberapa bagian tubuh, khususnya tangan, mudah terpapar debu dan bakteri.
Pastikan segera membersihkan tubuh setelah pulang bepergian. Jangan lupa untuk selalu mencuci tangan sebelum makan atau saat hendak menyentuh area wajah.
4. Menggunakan Air Purifier
Selanjutnya, gunakan air purifier di rumah. Dilansir NDTV, air purifier dapat membersihkan udara di dalam ruangan dan memberikan kualitas udara yang lebih baik.
Cara ini membantu untuk menghirup udara bersih di dalam rumah serta mengurangi risiko terkena radang tenggorokan.
5. Mengonsumsi Teh Kamomil
Teh kamomil tidak hanya menyegarkan, tetapi juga memiliki manfaat untuk mencegah radang tenggorokan akibat polusi udara.
Teh kamomil dikenal memiliki sifat antiradang yang dapat mengurangi pembengkakan dan kemerahan. Selain itu, kandungan antioksidannya bermanfaat untuk perbaikan jaringan dan menjaga kesehatan. Efek antispasmodik pada kamomil juga dapat membantu meredakan batuk.
(Rani Hardjanti)