Apakah Jeroan Mengandung Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasan Lengkapnya

Endang Oktaviyanti, Jurnalis
Rabu 30 Agustus 2023 08:54 WIB
Ilustrasi Jeroan Mengandung Kolesterol Tinggi ( Foto: Shutterstock)
Share :

APAKAH jeroan mengandung kolesterol tinggi? Pertanyaan yang sering kali terlontar bagi para pencinta kuliner, khususnya jeroan. Apalagi mereka juga memiliki kolesterol tinggi.

Tidak bisa dipungkiri bahwa jeroan menjadi salah satu hidangan yang sering diburu. Bahkan sejumlah rumah makan pun sering menghidangkan menu satu ini. Dinikmati dengan sepiring nasi hangat, sambal, dan lalapan akan membuat selera makan semakin bertambah.

Mengutip Healthline pada Rabu (30/8/2023), bagi penderita kolesterol ada baiknya mengontrol makan, utamanya jeroan karena dapat memicu kenaikan kadar kolesterol dalam darah.

Sementara dikutip dari laman Kementerian Kesehatan RI, jeroan tak hanya memiliki kolesterol, juga kadar lemak yang cukup tinggi. Misalnya saja pada 85 gr hati sapi terdapat kolesterol sebanyak 330 mg. Sementara jumlah asupan kolesterol yang disarankan untuk orang dewasa tidak lebih dari 300 mg per hari.

Tidak hanya itu, dalam 100 gr usus sapi mengandung 94 kkal kalori, 157 mg kolesterol, serta 4,05 gr lemak. Sementara dalam 100 gram usus ayam mengandung 94 kkal kalori, 240 mg kolesterol, dan 2,06 gr lemak.

Bagi pencinta otak sapi pun harus waspada karena dalam 10 gr bisa mengandung 2.500 mg. Karena itu, sebaiknya kurangi makanan-makanan yang bersumber dari makanan hewani yang memiliki lemak jenuh tinggi.

Selain jeroan sapi, Anda pun harus waspada terhadap jeroan ayam seperti ampela ayam mengandung 240 mg kolesterol per 100 gram. Ada pula hati ayam memiliki 248 mg kolesterol per 100 gram. Kemudian, ginjal ayam diketahui mengandung 118 kolesterol per 100 gram.

Sehingga, Kementerian Kesehatan menyarankan untuk tidak mengkonsumsi jeroan secara berlebihan. Terutama untuk individu yang sudah terindikasi memiliki kadar kolesterol jahat yang tinggi.

Untuk itu, Anda harus memperhatikan betul asupan dalam sehari-hari. Setidaknya ada rekomendasi asupan lemak dari WHO, yakni tidak melebihi 30 persen dari asupan total energi per hari. Ini setara dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG) dari Kementerian Kesehatan RI, yaitu sekitar 75 gram lemak bagi wanita dan 91 gram lemak bagi pria per hari. Atau simpelnya setara dengan 67 gr lemak per hari jika total kebutuhan energi Anda 2.000 per hari.

Lantas, apa risiko sering makan jeroan?

1. Sakit kepala

Sakit kepala yang sering dialami jangan dianggap sepele karena bisa jadi Anda terkena kolesterol tinggi. Pasalnya, jeroan termasuk dalam makanan tinggi tiramin.

Kadar tiramin yang tinggi diyakini dapat meningkatkan risiko terjadinya migrain dan sakit kepala. Sebenarnya, tubuh memiliki enzim monoamin oksidasi yang berperan dalam menghancurkan tiramin. Namun, beberapa orang tidak memiliki enzim tersebut dalam jumlah yang cukup.

2. Penyakit asam urat

Jeroan termasuk dalam makanan tinggi purin. Jenis jeroan yang kandungan purinnya tinggi antara lain adalah hati, babat, otak, lidah, ginjal, dan pankreas. Makin banyak kandungan purin dalam jeroan yang dikonsumsi, makin tinggi pula kadar asam urat yang dihasilkan oleh tubuh.

3. Serangan jantung

Jeroan umumnya mengandung kadar kolesterol dan lemak jenuh yang tinggi. Meskipun lemak dibutuhkan tubuh, tetapi Anda harus tetap memerhatikan jumlah konsumsinya.

Pasalnya, konsumsi lemak jenuh yang berlebihan justru dapat menyebabkan pembentukan plak di pembuluh darah. Kondisi inilah yang membuat Anda lebih mudah untuk terkena serangan jantung.

4. Stroke

Lemak jenuh yang terdapat dalam jeroan dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat LDL (low-density lipoprotein) di dalam tubuh. Kadar LDL yang terlalu tinggi berkontribusi terhadap pembentukan plak di pembuluh darah arteri.

Itulah pembahasan tentang apakah jeroan mengandung kolesterol tinggi. Makan jeroan boleh, asal jangan berlebihan.

(RIN)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya