Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Salah, Pakai Air Rebusan Jeroan untuk Kaldu Soto

Devi Setya Lestari , Jurnalis-Selasa, 19 Juli 2016 |15:06 WIB
Salah, Pakai Air Rebusan Jeroan untuk Kaldu Soto
Air rebusan jeroan jangan dipakai sebagai kaldu soto (Foto: Google)
A
A
A

BEBERAPA orang di Indonesia gemar menyantap jeroan sapi. Beberapa bagian jeroan seperti usus, babat dan bagian jeroan lainnya tak jarang diolah jadi suguhan menggoda. Tapi ternyata air rebusan jeroan tidak disarankan untuk digunakan sebagai bahan masakan.

Salah satu trik untuk menghilangkan aroma khas dari jeroan adalah dengan merebusnya beberapa kali hingga lunak dan hilang baunya. Air rebusan jeroan ini sebaiknya dibuang dan tidak dijadikan campuran kaldu pada masakan, khususnya olahan sup atau soto.

Dikutip dari buku Kumpulan Resep Soto & Sup Mak Nyuss… karya Budi Sutomo tertulis tips yang bisa jadi acuan saat mengolah jeroan.

“Jangan menggunakan kaldu rebusan jeroan untuk membuat kaldu soto karena aromanya menyengat. Gunakan kaldu rebusan daging atau tulang sapi,” tulis Chef Budi dalam bukunya.

Selain beraroma menyengat, rasa soto juga akan berubah karena air rebusan jeroan mengandung kotoran. Setelah direbus, jeroan harus ditiriskan dan kembali dimasak bersama air kaldu yang berbumbu banyak.

(Santi Andriani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement