Jika melihat pada studi penelitian tersebut, dr. Kershaw mengingatkan para pasien tak perlu membuang-buang uang untuk suplemen makanan ini untuk menurunkan kolesterol LDL.
Sementara itu, Satuan Tugas Layanan Pencegahan AS merekomendasikan statin untuk orang dewasa berusia 40 sampai 75 tahun dengan faktor risiko tertentu untuk penyakit kardiovaskular.
Namun, satu survei menemukan bahwa hanya 45 persen orang Amerika di atas 40 tahun yang memenuhi syarat untuk menggunakan statin tersebut.
Dokter Kershaw menilai, orang mungkin menghindari penggunaan statin karena ada kekhawatiran tentang keamanan obat resep ini.
Senada dengan pesan dr. Kershaw, profesor kedokteran dan direktur Pusat Pencegahan, Epidemiologi dan Penelitian Klinis Welch di Universitas Johns Hopkins di Baltimore, dokter Lawrence Appel berpesan sebaiknya masyarakat jangan terlalu mudah termakan dengan iklan masif terkait suplemen tersebut.
“Benar-benar tidak ada alasan biologis yang meyakinkan mengapa suplemen ini akan menurunkan kolesterol LDL. Tidak ada dasar untuk itu,” terang dr. Lawrence
BACA JUGA:Duh! Gagal Jantung Ternyata Lebih Mematikan dari Kanker
BACA JUGA:Hati-hati! Pria Lebih Rentan Alami Gagal Jantung daripada Wanita
(Rizky Pradita Ananda)