Sekarang, Deshant menjadi lebih percaya diri untuk menunjukkan ekornya. Dia mengamini perkataan sang pendeta dan sangat nyaman menunjukkan ekornya kepada dunia. Deshant pun kerap memamerkan ekor panjangnya di media sosial.
“Sebuah video saya menjadi viral di Tik Tok dan sekarang banyak orang mengenal saya sebagai anak laki-laki berekor, dan saya merasa senang dengan itu," ujarnya.
BACA JUGA : Indonesia Kurang Dokter! Hanya Punya 101.476 'Pasukan Jas Putih' untuk Urus Kesehatan 273 Juta Penduduk
Deshant bukan satu-satunya keajaiban medis yang berasal dari Nepal. Pada 2020, pria terpendek di dunia yang bisa berjalan meninggal pada usia 27 tahun, setelah berjuang melawan sejumlah kondisi kesehatan.
Khagendra Thapa Magar, dari Nepal, tingginya hanya 67,08 ketika ia memecahkan Rekor Dunia Guinness pada ulang tahunnya yang ke-18 pada 2010. Secara resmi terdaftar sebagai pria terpendek di dunia yang bisa berjalan, Khagendra sangat kecil ketika dia lahir sehingga tubuhnya pas di telapak tangan ayahnya.
(Helmi Ade Saputra)