DEPUTI Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM, Rita Endang menemukan kecenderungan mengkhawatirkan terkait luluhnya BPA pada galon guna ulang yang berbahan polikarbonat.
Penemuan itu berdasarkan uji sampel post-market yang dilakukan BPOM selama periode 2021- 2022 di seluruh Indonesia. Hasilnya adalah kelompok rentang bayi (usia 6-11 bulan) berisiko terpapar BPA 2,4 kali dari batas aman sementara anak-anak (usia 1-3 tahun) 2,12 kali.
Koordinator Advokasi FMCG Insights, Willy Hanafi menjelaskan, baru saja riset Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia menunjukkan risiko Bisfenol A (BPA), bahan kimia yang bisa memicu kanker dan kemandulan.
Dengan survei YLKI ini, ujar dia, sebaiknya kualitas air galon harus diperbaiki sehingga aman ke tangan konsumen.