Murad menjelaskan, salicylic acid juga mampu menyumbat pori-pori di kulit wajah tersumbat dengan sel kulit mati dan minyak komedo, yang mengakibatkan jerawat bermunculan. Jika sel kulit mati tak menumpuk, hasilnya jerawat pun bisa cepat sembuh.
Tapi permasalahan lain muncul ketika seseorang sudah pakai salicylic acid sejak lama tapi jerawatnya masih terus ada dan tidak kunjung hilang. Banyak sekali faktor yang bisa menyebabkan timbulnya jerawat.
"Selain karena penyumbatan sel kulit mati di pori-pori dan minyak yang berlebihan, bisa juga dikarenakan stress, hormonal imbalance (ketidakseimbangan hormon), dan banyak hal lainnya,” ujar Regional Manager Kreasi Nusantara Sejati Eva Norita.
Namun sesuai panduan global dari FDA (Food & Drug Adminitration), konsentrasi yang aman untuk dipakai di kulit untuk Salicylic Acid adalah sampai dengan 2% dan hanya diperbolehkan untuk dipakai dengan panduan tertentu. Sebab, dalam beberapa kasus dapat menyebabkan efek samping normal seperti gatal-gatal, dan pengelupasan kulit.
(Helmi Ade Saputra)