MENJELANG pergantian tahun, banyak orang sudah merencanakan untuk berkumpul baik bersama kelurga ataupun teman-teman. Terlepas dari pandemi Covid-19 yang masih melanda, biasanya pada momen akhir tahun ini banyak yang menghabiskan dengan aneka panganan.
Penelitian yang dikutip dari British Nutrition Foundation menunjukkan bahwa dengan kalori ekstra yang dikonsumsi selama durasi perayaan dapat meningkatkan berat badan rata-rata sekitar 1 kilogram. Tapi jangan khawatir, kamu tetap bisa makan, minum, dan bersenang-senang tanpa berlebihan.
Pakar nutrisi Qonita Rachmah S.Gz., M.Sc dari Nutr&Diet membagikan kiat mudah mengatur pola makan agar tetap sehat dan tidak menambah berat badan selama libur Natal dan tahun baru dikutip Antara dari siaran persnya.
Tetap makan teratur sesuai jadwal
Menurut Qonita, makan teratur sesuai jadwal dapat membantu mencegah tubuh kita mengalami over-eating atau makan berlebihan karena perut kosong dalam waktu yang cukup lama. Ketika akan mendatangi pesta perayaan Natal atau tahun baru, juga disarankan perut dalam kondisi tidak terlalu kosong agar dapat lebih mengontrol asupan makanan.
Satu penelitian menyebutkan bahwa orang yang melewatkan sarapan cenderung mengalami over-eating pada saat makan siang. Over-eating sendiri diartikan sebagai konsumsi makan melebihi 40 persen dari angka kecukupan energi. Gunakan anjuran jarak antar makan utama yaitu 4 jam, dan snack di sela-sela jarak antar makan.
Makan buah dan sayur
Qonita menyarankan, untuk menghindari perut kosong, buah dan sayur bisa menjadi alternatif cemilan sehat. Sayur dapat dikonsumsi dalam bentuk salad roll, atau sayur segar, sedangkan buah bisa dikonsumsi dalam potongan segar, rujak buah, smoothies atau jus buah.
“Selain memiliki energi yang rendah, buah dan sayur kaya serat dan antioksidan yang baik untuk mencegah obesitas, diabetes, penyakit jantung, dan lain sebagainya. Tidak hanya sebagai alternatif cemilan, upayakan sayur dan atau buah juga selalu ada sebagai teman menu utama,” ujar Qonita.