Pada penderita Covid-19, badai sitokin menyerang jaringan paru-paru dan pembuluh darah. Alveoli atau kantung udara kecil di paru-paru akan dipenuhi oleh cairan, sehingga tidak memungkinkan terjadinya pertukaran oksigen. Itulah sebabnya mengapa penderita Covid-19 kerap mengalami sesak napas.
Dengan vaksin, risiko terkena badai sitokin ini dapat berkurang. Mengapa? Dr Gunawan menjelaskan, pemberian vaksin akan menimbulkan antibodi yang membantu melawan virus yang masuk ke dalam tubuh.
“Apabila kita terpapar oleh virus, otomatis badan akan membentuk antibodi lebih banyak lagi. Dengan adanya antibodi lebih banyak, otomatis jumlah virus yang ada dalam badan kita akan semakin tertekan," jelas dia.
"Jadi karena virusnya sedikit, kemungkinan untuk terjadi badai sitokin jadi lebih kecil,” ujar dr Gunawan.
(Martin Bagya Kertiyasa)