SETELAH bergulat dengan mesin pembuat es, peserta babak 8 besar MasterChef Indonesia Season 8 akhirnya diminta mengangkat tangan ketika waktu Sweet Challenge telah habis. Seperti biasa, beberapa peserta akan diminta maju untuk mempresentasikan hidangannya.
Dari 8 peserta MasterChef Indonesia Season 8, 4 orang dipanggil maju untuk menampilkan hidangannya dan dicicipi langsung dewan juri. Mereka yang terpilih adalah Nadya, Jenny, Jesselyn, dan Bryan.
Baca juga: Peserta 8 Besar MasterChef Indonesia Tegang Hadapi Sweet Challenge
Peserta pertama yang maju adalah Nadya. Strawberry sorbet-nya, meskipun kurang bagus dari segi plating, mendapat pujian dari segi rasa dan tekstur. Chef Arnold pun menganggap masih ada sesuatu yang kurang dari hidangan Nadya, karena di piring hanya terdapat beberapa komponen tanpa bintang utama.
Peserta kedua adalah Jenny dengan devil chocolate dan cranberry sorbet. Meski sorbet-nya sedikit kurang dingin dan masih terlalu encer, juri menyukai devil chocolate yang ia garap. Sayangnya, sorbet Jenny terlalu asam dan membuat para juri meringis kecut.
"Too sour," komentar Chef Juna Rorimpandey, Sabtu (17/7/2021).
Peserta ketiga adalah Jesselyn yang membawa mango citrus sorbet dan didampingi mango creme brulee. Meski awal-awal menganggap sorbet-nya kurang enak, dewan juri malah mengakui bahwa sorbet Jesselyn paling sempurna di antara yang lain.
Namun berbanding terbalik, creme brulee Jesselyn yang dianggap bagus rupanya tak memuaskan. Sirup yang ia sediakan disebut jelek oleh Chef Juna.
"Bikin sorbet-nya kelihatan kotor dan jorok," ungkapnya.
Peserta keempat adalah Bryan. Ia maju dengan coconut panna cotta dan mango sorbet. Ketika mencicipi, para juri tampak terkejut. Rupanya kombinasi hidangan Bryan dirasa sangat aneh dengan rasa yang saling bertabrakan.
Ketika diminta mencicipi hidangannya sendiri dan memberi komentar, Bryan pun menyadari bahwa eksekusinya tidak sesempurna ide yang dimiliki.
Akhirnya setelah berdiskusi, dewan juri memutuskan meloloskan satu peserta yaitu Nadya sang dessert queen. Para peserta lain pun tidak kaget, karena makanan manis memang bidang yang sering Nadya geluti.
(Hantoro)