Tubuh memproses makanan yang dimakan menjadi asam amino, lemak, dan gula sederhana, seperti glukosa. Secara khusus, otak bergantung pada fungsi glukosa.
Kemungkinan seseorang akan gagap ketika berbicara, sulit konsentrasi, dan membuat kesalahan sederhana. Rasa cemas, pusing, serta gemetar akan terasa. Ada juga kemungkinan marah terhadap sesuatu hal yang biasanya tidak membuat emosional.
Hubungan antara gula darah rendah dan amarah yang begitu kuat dibuktikan melalui sebuah studi pada 1984. Studi ini memprediksi kekerasan dari orang-orang yang kesulitan mengatur glukosa darahnya.
Baca juga: Tips Cegah Hidden Hunger, Asupan Nutrisi Jadi Kuncinya