Dalam kesedihan, orang mencari kenyamanan pada teman dan keluarganya. Anda menangis, Anda curhat kepada mereka semua betapa sedihnya Anda.
Tetapi saat depresi, Anda malah menghindari teman-teman, keluarga, dan orang yang Anda cintai. Pikiran Anda menjadi sangat tercemar oleh emosi negatif sehingga Anda lebih memilih mengisolasi diri sendiri daripada berada di sekitar orang lain. Hal ini malah memicu peluang Anda untuk mengembangkan bentuk depresi yang lebih parah.
4. Depresi tidak hilang dengan sendirinya
Seperti diketahui, kesedihan bersifat sementara, datang dan pergi dengan kecepatannya sendiri. Tetapi ketika sampai pada depresi, itu tetap ada dan tidak hilang dengan sendirinya.
Jika seseorang yang Anda kenal menderita depresi, mereka mungkin membutuhkan bantuan Anda untuk mengatasinya. Mungkin mereka membutuhkan psikolog.
(Dyah Ratna Meta Novia)