PERGI ke rumah sakit mungkin menjadi menyeramkan lantaran adanya virus Covid-19. Tapi, bagi para ibu hamil tentu saja mereka harus ke Rumah Sakit untuk mengecek kehamilannya.
Pada umumnya, tes kehamilan memang dapat dilakukan di rumah dengan alat tes kehamilan. Alat ini, akan mendeteksi jejak kadar hormon kehamilan, atau human chorionic gonadotropin (hCG) dalam urin, yang akan muncul setelah implantasi sel telur.
Hal ini terjadi selama enam hingga 12 hari, setelah pembuahan hingga kemudian disekresikan oleh sel-sel yang mulai membentuk plasenta.
Nah, sebelum tes kehamilan ditemukan ada beberapa cara tradisional yang unik, untuk menentukan apakah mereka hamil atau tidak. Melansir dari mentalfloss.com, berikut adalah 5 metode tradisional untuk mendeteksi kehamilan.
Tes Gandum dan Barley
Salah satu cara tes kehamilan di rumah yang pertama kali ditemukan, berasal dari Mesir Kuno. Pada 1350 SM, wanita disarankan untuk buang air kecil pada gandum dan biji barley selama beberapa hari.
Jika gandum bertunas, dia akan melahirkan anak perempuan, dan jika barley tumbuh, maka dia akan melahirkan anak laki-laki. Jika tidak ada yang bertunas atau tumbuh, itu artinya dia tidak hamil. Hal yang paling menarik tentang tes ini adalah bahwa tes ini benar-benar berhasil.
Pada tahun 1963, sebuah laboratorium bereksperimen dengan tes gandum dan barley dan menemukan bahwa 70 persen dari urine orang yang hamil, akan menyebabkan benih bertunas, sedangkan 30 persen urine dari orang yang tidak hamil, tidak akan menyebabkan apapun.
Tes Bawang
Jika orang Mesir Kuno melakukannya dengan tes gandum dan barley, orang Yunani Kuno tampaknya memiliki pemahaman yang kabur tentang anatomi. Baik papirus medis Mesir maupun Hippocrates, yang dipuji sebagai bapak kedokteran, menyarankan agar seseorang yang dicurigai hamil untuk memasukkan bawang atau sayuran berumbi berbau tajam ke dalam vagina mereka dalam semalam.
Jika nafas orang tersebut berbau bawang keesokan paginya, itu berarti mereka tidak hamil. Hal ini didasarkan pada pemikiran bahwa jika rahim terbuka, maka aroma bawang merah akan masuk hingga kerongkongan dan menghembus ke mulut, artinya tidak ada janin dalam kandungannya demikian pula sebaliknya.
Uji dengan Kait
Menurut The Distaff Gospels atau kumpulan pengetahuan medis wanita yang ditulis pada akhir abad ke-15. Jika kamu ingin tahu apakah seorang wanita hamil, kamu harus memintanya untuk buang air kecil di baskom dan kemudian meletakkan kait atau kunci di dalamnya, tetapi lebih baik menggunakan kait.
Biarkan kait ini di baskom dengan air seni selama tiga atau empat jam. Kemudian buang air seni dan lepaskan kaitnya. Jika Anda melihat karat pada kait di baskom, pastikan wanita tersebut hamil. Jika tidak, dia tidak hamil.