Sangat Mulia! Dokter Ini Hapuskan Utang Pengobatan Ratusan Pasien Kanker Senilai Rp9 Miliar

Pradita Ananda, Jurnalis
Senin 04 Januari 2021 19:04 WIB
Dokter Omar Atiq menghapuskan utang pengobatan ratusan pasien kanker. (Foto: Kark 4 News/Uniland)
Share :

BUKAN rahasia lagi jika biaya pengobatan sakit kanker cukup mahal. Tapi alih-alih mengambil keuntungan, seorang dokter bernama Omar Atiq justru menghapus utang pengobatan dari ratusan pasien kanker di kliniknya.

Dilaporkan, Omar Atiq adalah seorang dokter di Arkansas, Amerika Serikat, yang diketahui mendirikan pusat pengobatan kanker The Arkansas Cancer Clinic.

Baca juga: Perempuan Ini Pura-Pura Kanker demi Dapat Uang untuk Pesta Pernikahan 

Setelah beroperasi selama 20 tahun, pusat pengobatan kanker milik dr Omar Atiq yang dilengkapi dengan treatment radioteraphy dan kemoterapi tersebut diketahui terpaksa harus ditutup karena kekurangan tenaga sumber daya manusia.

Baru-baru ini dr Omar Atiq mengirim kartu ucapan kepada 200 pasiennya. Ternyata kartu tersebut bukanlah kartu ucapan biasa.

Mengutip dari Unilad, Senin (4/1/2021), dalam surat tersebut dr Omar Atiq mengumumkan berita gembira bahwa ia telah menghapus utang biaya pengobatan ratusan pasiennya senilai USD650.000 atau sekira Rp9 miliar.

Baca juga: 6 Cara Efektif Cegah Kanker Payudara, Nomor 4 Wajib Langsung Dilakukan 

"The Arkansas Cancer Clinic bangga melayani Anda semua sebagai pasien. Meskipun berbagai asuransi kesehatan membayar sebagian besar tagihan untuk sebagian besar pasien, tapi bahkan dengan pengurangan dan pembayaran bersama, biaya pengobatan masih dapat memberatkan. Klinik telah memutuskan untuk menghapuskan semua utang biaya pengobatan dari para pasien," isi surat pengumuman dari dr Omar Atiq tersebut.

"Kami pikir tidak ada waktu yang lebih baik untuk melakukan ini selain di masa pandemi yang telah menghancurkan rumah, kehidupan orang, bisnis, dan segala hal. Kami hanya berpikir kami bisa dan ingin melakukannya," lanjut surat itu.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya