KONSTESTAN Top 3 MasterChef Indonesia Season 7 kali ini sudah memasuki babak grand final. Tantangan demi tantangan pun mereka hadapi, dan tentunya lebih berat.
Pada episode grand final hari ini, ketiga kontestan Masterchef Indonesia Season 7 harus memasak duplicate dish yang didemokan Chef Degan Septoadji. Hidangan itu adalah Zwiebelrostbraten with handmade spatzle, dan tingkat kematangannya harus medium rare.
Baca juga: Nindy MasterChef Indonesia Panik, Chef Degan Kecipratan Air Panas
Audrey, Jerry, dan Nindy dalam waktu 60 menit harus menduplikat masakan Chef Degan tersebut. Namun tingkat kesulitan di sini adalah membuat pasta dengan cara manual, serta level kematangan steak yang sesuai atau medium rare.
Di sini ternyata steak milik Audrey masih jauh dari apa yang diinginkan. Dagingnya masih rare atau mentah, sementara warnanya sudah sama dengan apa yang dicontohkan Chef Degan.
"Wah, Audrey. Dagingnya masih rare," kata Chef Arnold, seperti dikutip dari tayangan MasterChef Indonesia Season 7 di aplikasi RCTI+, Minggu (20/12/2020).
Baca juga: MasterChef Indonesia, Chef Arnold Colong Makanan Peserta saat Panik
Setelah waktu habis, masing-masing kontestan dipanggil Chef Degan dan ketiga juri yaitu Chef Arnold Poernomo, Chef Juna Rorimpandey, dan Chef Renatta Moeloek untuk melakukan food testing.
Ternyata masing-masing kontestan memiliki kelebihan dan kekurangan dalam masakannya. Seperti tingkat kematangan steak, hingga bumbu-bumbunya.