3. Asam lemak omega-3
Sebuah studi baru-baru ini menunjukkan bahwa orang yang tidak cukup makan omega-3 lebih mungkin menderita gangguan depresi. Nutrisi ini juga dikaitkan dengan peningkatan fungsi otak.
Makanan kaya omega-3 termasuk ikan berlemak, biji rami, minyak kedelai, kacang-kacangan dan sayuran berdaun hijau tua.
4. Antioksidan
Antioksidan dapat membantu melawan radikal bebas yang terkait dengan penuaan, kerusakan sel, dan masalah kesehatan lainnya. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa otak kita sangat berisiko terhadap radikal bebas dan memasukkan makanan kaya antioksidan ke dalam makanan dapat membantu mencegahnya.
Makanan kaya vitamin A, vitamin C dan vitamin E juga mengandung antioksidan. Jadi, kita harus makan lebih banyak nutrisi ini. Makanan seperti wortel, brokoli, bayam, jeruk, tomat, kacang-kacangan dan biji-bijian harus menjadi bagian dari makanan harian Anda.