MESKIPUN sudah lulus kulian dan sudah bekerja, tapi bukan berarti mental orang tersebut sudah stabil. Memang, banyak orang mengalami berbagai fase dalam kehidupan, apalagi saat dia memasuki usia 25 tahun.
Usia tersebut pun dibilang rawan, lantaran banyak krisis yang terjadi saat seseorang berusia 25 tahun. Istilah ini, biasanya dikenal dengan istilah quarter life crisis.
Orang yang mengalami hal ini biasanya cenderung frustrasi, cemas, hingga depresi. Dia merasa semua hal yang terjadi dalam kehidupannya salah dan menyebabkan ketidakbahagiaan.
Dikutip dari Bright Side oleh Solopos.com, bagi mereka yang berusia 25 tahun memang memandang kehidupan dengan cara yang lebih realistis. Dia pun mulai mengevaluasi diri dan menentukan target.
Kerasnya tuntutan kehidupan itulah yang membuat seseorang stres hingga depresi. Hal ini bakal bertambah buruk jika orang tersebut punya sisi perfeksionis. Dia mungkin akan menghukum diri, akibat gagal mencapai target yang ditetapkan. Bahkan bisa saja timbul rasa tidak berguna yang diam-diam menghancurkannya.
Quarter life crisis merupakan fase kehidupan saat seseorang merasa cemas tentang masa depan. Tahukah Anda seperti apa tanda-tanda orang yang mengalami krisis ini? Simak uraian berikut: