Namun tak lama kemudian, ia memutuskan untuk menghapus video tersebut. Karena ia takut dengan reaksi yang diberikan oleh para netizen terhadapnya.
“Astagfirullah. Bukan kayak gitu caranya. Sekarang ini banyak orang yang susah makan karena pandemi. Seharusnya kita membantu ikhlas bukan malah buat konten prank menguji keimanan dengan uang. Saya tidak suka sama konten ini. Pengen ngatain tapi lagi puasa. Aku doain aja semoga cepet sadar dan tidak menganggap rendah orang lain. Balikkan jika kamu di posisi mereka diwaktu pandemi seperti ini bang,” tutur seorang netizen.
“Kalau mau ngetes enggak usah bikin konten kayak gitu. Cari yang lebih bermanfaat dan berkah buat orang terkena korbannya. Contoh menghapal salah satu ayat Alquran. Kalau dia sampai batalin puasa karena ulah lu sendiri, sama aja lu udah kayak setan yang wujudnya nyata, buat godain manusia tersebut yang lagi menjalani perintah puasa dari Allah SWT. Jadi sampai situ paham dari komentar gue buat lo,” ucap netizen lainnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)