Haris pun tetap melanjutkan perjalanan, karena menganggap mungkin akan ada celah untuk bisa mengambil jalan lain dan terbebas dari banjir Tendean. Namun, keputusan itu ternyata keliru. Dia malah terjebak dalam kemacetan yang sangat parah.
Saat mengabarkan kondisi langsung, Haris mengaku sudah setengah jam berada di jalan daerah Bank Muamalat ke arah Tendean, tidak bergerak sama sekali. Malah, disertai dengan hujan ringan yang membuat pakaiannya basah.
Tidak ingin mengambil keputusan yang sama, Haris pun memilih putar balik dan pulang lagi karena kondisi sudah sangat tidak kondusif. "Macetnya parah banget, kendaraan enggak gerak-gerak. Kalau dipaksa juga kata orang-orang banjir malah makin dalam," ceritanya.