GEDUNG Nusantara III DPR RI, Senayan, dihebohkan dengan asap tebal. Awalnya, asap tersebut diduga karena adanya kebakaran tapi ternyata karena adanya sistem yang rusak.
Sekretaris Jenderal DPR RI, Indra Iskandar mengatakan peristiwa itu bukan kebakaran, tapi sistem aerosol yang terlalu sensitif. Menurutnya saat kejadian terjadi memang sedang masa renovasi terhadap sistem aerosol.
Lantas, apakah itu aerosol? Aerosol biasa digunakan dalam kaleng semprot seperti hairspray dan cat semprot keluar dari kaleng-kaleng itu sebagai kabut partikel kecil. Tapi, para ilmuwan mendefinisikan aerosol sebagai suspensi partikel di atmosfer.
Melansir sciencedaily, Art Sedlacek, seorang ilmuwan atmosfer di Departemen Energi Brookhaven National Laboratory AS, menjelaskan, aerosol dapat terbentuk secara alami ketika pohon pinus melepaskan zat kimia yang disebut alpha-pinene, minyak yang mengembun menjadi partikel yang dapat tersuspensi.
Jenis lain dari partikel aerosol terbentuk selama pembakaran atau proses industri lainnya di pabrik dan mesin mobil, mulai dari pembakaran biomassa (seperti pohon dan sikat) hingga membuka lahan untuk pertanian, dan bahkan dalam kebakaran memasak.