Tak Lagi Disebut Kuno, Adiwastra Nusantara 2019 Incar Generasi Melenial

Ninis Putri Harahap, Jurnalis
Minggu 17 Maret 2019 09:13 WIB
Membatik (Foto: Ilustrasi/Pixabay)
Share :

Lebih lanjut, Yantie mengatakan beraneka ragam produk wastra, seperti batik, tenun ikat, songket, dan sulam, serta aneka produk fesyen berbasis wastra adati. Sehingga, ia berharap anggapan batik kuno dan ketinggalan zaman bisa hilang dengan hadirnya karya-karya terbaru.

"Memakai batik ataupun memakai baju-baju warisan itu bukan berarti sesuatu yang menakutkan seperti dibilang orang, tapi ini adalah karya leluhur dan pengrajin Indonesia," kata Yantie.

Tidak hanya itu, gelaran Adiwastra Nusantara tahun ini akan menempati area seluas kurang lebih 12.000 meter persegi, lebih dari 400 peserta pameran. Yantie berharap Adiwasatra Nusantara yang tahun ini ditujukan agar anak muda lebih menghargai keberagaman yang ada di Indonesia.

"Juga mengangkat para pengrajin Indonesia memproduksi (batik atau tenun) lebih banyak dan lebih bagus lagi di mana dilirik oleh pasaran luar negeri. Mereka juga sangat menghargai karya budaya kita," kata Yantie.

(Renny Sundayani)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya