Menurut cerita, rasyidah merupakan salah satu peunajoh atau makanan khas raja-raja Peurlak dan Tamiang. Penganan ini sekarang terus dilestarikan agar tak hilang dilindas zaman.
Menurut Abdul Munar, seorang warga Aceh Timur, rasyidah merupakan salah satu makanan legenda dari Aceh Timur. “Tapi saya tidak tahu kenapa namanya bisa Rasyidah,” ujarnya, Selasa 9 Juni 2015.
Rasyidah dibuat dengan bahan baku yang sederhana terdiri dari tepung terigu, gula, bawang, minyak goreng, air dan mentega. Cara buatnya, pertama bawang diiris kemudian digoreng. Selanjutnya tepung, gula, bawang goreng dan air secukupnya diaduk menjadi adonan.
Kemudian panaskan minyak goreng dan masukkan adonan, aduk hingga mengilap. Tambahkan sedikit mentega, sambil terus diaduk hingga matang. Setelah matang tuangkan dalam wadah atau buat motif sesuai selera. Kemudian taburi bawang goreng. Rasyidah siap disajikan.
Penganan ini memiliki tekstur yang lembut. Rasa legit dan aroma gurih yang berasal dari bawang goreng menyatu di lidah saat dicicipi. Cocok dimakan bagi semua umur.
(Santi Andriani)