“Tidak banyak wanita yang bekerja sebagai chef padahal kalau dilihat dari kodratnya, wanita adalah orang yang paling banyak berurusan dengan masalah dapur,” ucapnya kepada Okezone saat ditemui dalam sebuah acara di Kemayoran, Jakarta Utara.
Wanita yang bekerja untuk The Legian Bali Hotel ini adalah salah satu dari minoritas chef. Namun menurutnya itu tidak membuat dirinya kemudian rendah diri, justru menjadi semangat yang menantang dirinya untuk menunjukkan keahliannya.
“Sama sekali tidak ada rasa minder atau takut, justru membuat saya bersemangat untuk menunjukkan keahlian (memasak-red) saya,” katanya.
Bertepatan dengan hari Kartini yang jatuh hari ini, Selasa (21/4/2015) Desy mengatakan, sebagai wanita kegiatan masak-memasak bukanlah hal yang asing karena sesungguhnya semua wanita pasti punya naluri tersendiri untuk melakukan kegiatan sesuai kodratnya, salah satunya yakni memasak.
"Mau sesibuk apapun, wanita nantinya akan menjadi seorang ibu. Sesuai kodratnya, wanita adalah chef bagi keluarga," tutupnya sambil melempar senyum.
(Santi Andriani)