Advertisement
Advertisement

Mau Turunkan Lemak Perut? Jangan Abaikan Waktu Tidur 

Mei Sada Sirait , Jurnalis-Rabu, 04 November 2026 |19:05 WIB
Mau Turunkan Lemak Perut? Jangan Abaikan Waktu Tidur 
Ilustrasi lemak perut. (Foto: dok jcomp/Magnific)
A
A
A

JAKARTA - Mengatur pola makan dan rutin berolahraga sering menjadi fokus utama saat seseorang ingin menurunkan berat badan. Namun, ada satu kebiasaan lain yang tidak kalah penting, tetapi kerap diabaikan, yaitu mencukupi waktu tidur.

Dokter yang sering membagikan edukasi kesehatan, dr. Adam Prabata mengingatkan bahwa tidur yang cukup juga berperan dalam upaya menurunkan lemak tubuh. 

Dalam cuitannya di X, ia menjelaskan bahwa kurang tidur dapat memengaruhi jumlah kalori yang dikonsumsi sekaligus komposisi tubuh.

Ia mengutip penelitian yang menemukan bahwa pembatasan waktu tidur hingga hanya empat jam sehari berkaitan dengan peningkatan asupan kalori. Sementara itu, pengeluaran energi tidak mengalami perubahan yang sebanding.

Jika kondisi kurang tidur berlangsung terus-menerus, dampaknya dapat terlihat pada penumpukan lemak, termasuk di area perut.

“Kurang tidur, yaitu hanya 4 jam sehari, itu berhubungan dengan peningkatan kalori yang kita makan, tanpa perubahan pada pengeluaran energi. Efeknya adalah lemak perut bisa naik 9-11% lebih tinggi, bila kurang tidur terus terjadi selama minimal 2 minggu,” tulis dr. Adam.

Artinya, seseorang yang sedang berusaha menurunkan berat badan bisa menghadapi tantangan tambahan apabila waktu istirahatnya tidak tercukupi. Meski sudah berusaha mengatur asupan makanan, kurang tidur bisa membuat jumlah kalori yang masuk justru meningkat.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement