AKTIVITAS lari menjadi salah satu olahraga yang banyak digemari karena mudah dilakukan dan memiliki beragam manfaat bagi kesehatan. Namun, pelari perlu mewaspadai sejumlah kondisi yang bisa terjadi selama atau setelah berolahraga, salah satunya ketika tubuh tiba-tiba lemas, sempoyongan, hingga terlihat seperti akan pingsan.
Kondisi tersebut tentu dapat membuat orang di sekitarnya panik, terutama jika terjadi saat berlari di luar ruangan tanpa adanya tim medis. Tidak sedikit orang yang kemudian berinisiatif memberikan teh hangat atau teh manis sebagai pertolongan pertama.
Namun, apakah langkah tersebut sudah tepat? dr. Muhammad Habibi Nst, Sp.An-TI, dokter spesialis anestesiologi dan terapi intensif, di acara Morning Zone yang tayang di Youtube Okezone menjelaskan bahwa tubuh sempoyongan setelah berlari tidak selalu menandakan heatstroke. Ada kondisi lain yang dikenal sebagai exercise-associated collapse.
Exercise-associated collapse merupakan kondisi ketika seseorang mengalami kelemahan atau kesulitan berdiri setelah melakukan aktivitas olahraga, khususnya lari jarak jauh. Pada kondisi ini, pelari biasanya masih memiliki kesadaran dan dapat merespons pertanyaan dengan baik. Mereka mungkin terlihat lemas, sempoyongan, atau kesulitan mempertahankan posisi berdiri.
Kondisi tersebut berbeda dengan heatstroke yang merupakan keadaan darurat medis dan membutuhkan penanganan segera. Menurut dr. Habibi, ada dua hal penting yang perlu diperhatikan untuk mengenali heatstroke, yaitu suhu tubuh yang sangat tinggi, sekitar 40 derajat Celsius atau lebih, serta adanya gangguan status mental.
Gangguan status mental yang dimaksud bukan berkaitan dengan kesehatan psikologis, melainkan perubahan kondisi kesadaran dan kemampuan seseorang dalam merespons lingkungan. Contohnya, seseorang mulai berbicara tidak nyambung, mengalami kebingungan, agitasi, panik, hingga penurunan kesadaran.
Jika seseorang mengalami suhu tubuh sangat tinggi disertai perubahan status mental setelah berolahraga, kondisi tersebut perlu dicurigai sebagai heatstroke.