Penelitian lain menemukan bahwa latihan kekuatan selama 90 menit hingga dua jam per minggu berkaitan dengan penurunan risiko kematian dini sebesar 13 persen. Kombinasi latihan kekuatan dan kardio juga dikaitkan dengan manfaat kesehatan yang lebih besar.
Meski begitu, angka tersebut menunjukkan hubungan berdasarkan penelitian, bukan jaminan bahwa olahraga akan mencegah kematian dini.
Bagi pemula, latihan kekuatan tak perlu langsung dilakukan dengan beban berat. Hal terpenting adalah memulai secara bertahap dan membangun kebiasaan yang konsisten. Berikut beberapa cara yang bisa dicoba.
Ahli fisiologi otot Stuart Phillips menyarankan pemula memulai latihan kekuatan sebanyak dua kali seminggu, masing-masing selama 20–30 menit.
Latihan bisa mencakup gerakan untuk tubuh bagian bawah, tubuh bagian atas, serta otot inti. Mulailah dengan beberapa repetisi, lalu ulangi setiap rangkaian gerakan sebanyak dua hingga tiga set sesuai kemampuan.
Gerakan seperti squat, push-up di dinding, naik-turun pijakan, dan plank dapat menjadi pilihan latihan awal. Untuk melatih otot kaki, kamu juga bisa berlatih duduk dan berdiri dari kursi secara perlahan dan terkontrol. Sementara itu, botol air dapat digunakan sebagai beban ringan untuk melatih otot lengan.