Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Adakah Makanan yang Bisa Mencegah Kanker Payudara? Ini Penjelasan Dokter

Djanti Virantika , Jurnalis-Jum'at, 16 Oktober 2026 |08:05 WIB
Adakah Makanan yang Bisa Mencegah Kanker Payudara? Ini Penjelasan Dokter
Makanan. (Foto: Freepik)
A
A
A

3. Tidak Ada Makanan Khusus yang Bisa Menjamin Pencegahan Kanker

Ilustrasi makanan kaya magnesium. (Foto: dok Magnific)

Dalam pembahasan mengenai pola makan untuk membantu mencegah kanker payudara, dr. Andi Sitti Tandina menekankan bahwa tidak ada makanan tertentu yang secara langsung menjamin seseorang terhindar dari penyakit tersebut.

Karena itu, upaya menjaga kesehatan sebaiknya tidak hanya berfokus pada satu jenis makanan. Pola makan secara keseluruhan perlu diperhatikan, termasuk mengonsumsi beragam sayuran, buah-buahan, sumber protein yang baik, serta membatasi makanan ultra-proses dan daging olahan.

Kanker payudara sendiri dipengaruhi berbagai faktor, seperti usia, riwayat keluarga, faktor genetik, paparan hormon, dan gaya hidup. Artinya, perempuan yang sudah menjalani pola makan sehat tetap dapat mengalami kanker payudara.

4. Lengkapi dengan Gaya Hidup Sehat

Selain menjaga pola makan, ada beberapa kebiasaan yang dapat membantu menurunkan risiko kanker payudara, antara lain melakukan aktivitas fisik secara teratur, menjaga berat badan sehat, membatasi konsumsi alkohol, dan menghindari rokok.

Perempuan juga perlu mengenali perubahan pada payudara, seperti munculnya benjolan baru, perubahan bentuk atau ukuran, kulit yang tertarik, serta keluarnya cairan yang tidak biasa dari puting.

Jika menemukan perubahan tersebut, segera konsultasikan dengan tenaga medis. Pemeriksaan dan skrining kanker payudara sebaiknya dilakukan sesuai usia, faktor risiko, serta rekomendasi dokter.

“Sebenarnya, tidak ada makanan khusus yang secara langsung bisa menjamin seseorang terhindar dari kanker. Namun, pola makan yang disarankan adalah mengonsumsi makanan tinggi serat dan sumber protein rendah lemak,” ujar dr. Andi Sitti Tandina.

“Untuk sumber protein, boleh berasal dari protein nabati maupun hewani. Protein nabati bisa diperoleh dari tahu, tempe, dan kacang-kacangan, sedangkan protein hewani bisa berasal dari ikan, ayam tanpa kulit, dan sumber protein rendah lemak lainnya,” lanjutnya.

“Jadi, yang perlu diperhatikan bukan hanya satu jenis makanan, melainkan pola makan secara keseluruhan, dengan mengutamakan makanan bergizi seimbang,” tutup dr. Andi Sitti Tandina.

(Djanti Virantika)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement