KANKER payudara selama ini kerap diidentikkan sebagai penyakit yang hanya mengintai kaum hawa. Ternyata, pria juga bisa terkena kanker payudara loh.
Ya, persepsi tersebut membuat banyak pria merasa aman dan abai terhadap kesehatan area dadanya. Karena itu, para pria juga perlu waspada.

Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Aditya Surya Pratama, membagikan edukasi mengenai hal ini melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya. Ia meluruskan anggapan keliru yang selama ini beredar di masyarakat.
"Banyak orang berpikir bahwa kanker payudara itu cuma penyakit perempuan. Tapi tahu nggak kalian? Pria juga bisa terkena kanker payudara," kata dr. Aditya.
Secara biologis, pria sebenarnya memiliki jaringan payudara meski dalam jumlah yang jauh lebih sedikit ketimbang wanita. Adanya kelenjar dan saluran di area tersebut membuat sel-sel di jaringan payudara pria tetap memiliki potensi untuk tumbuh secara tidak terkendali hingga membentuk tumor.
Salah satu tantangan terbesar penanganan kanker payudara pada pria adalah tingginya angka keterlambatan deteksi dini. Kerap kali penyakit baru terdiagnosis saat sudah memasuki stadium lanjut.
"Memang kasus ini jauh lebih jarang dibandingkan wanita. Tapi ketika terjadi, itu seringkali terlambat diketahui karena banyak pria ini tidak menyadari bahwa jaringan payudara mereka itu juga bisa mengalami perubahan abnormal," jelas dia.
Ada beberapa faktor risiko yang perlu diwaspadai, mulai dari usia lanjut, paparan radiasi di area dada, hingga kondisi keseimbangan hormon seperti tingginya kadar estrogen atau riwayat pembesaran payudara pria (ginekomastia). Selain itu, faktor genetik juga memegang peranan penting.
"Riwayat keluarga dengan kanker payudara, terutama jika ada kelainan gen tertentu seperti BRCA1 atau BRCA2," tambah dr. Aditya.
Mengenali tanda-tanda awal menjadi kunci utama untuk mencegah keparahan. Gejala kanker payudara pada pria umumnya cukup khas dan bisa dirasakan melalui pemeriksaan mandiri.