Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kanker Payudara Bisa Menyerang Laki-Laki, Pemicunya Bukan Cuma Faktor Keturunan

Djanti Virantika , Jurnalis-Jum'at, 16 Oktober 2026 |16:05 WIB
Kanker Payudara Bisa Menyerang Laki-Laki, Pemicunya Bukan Cuma Faktor Keturunan
Kanker payudara pada pria. (Foto: NFCR)
A
A
A

KANKER payudara selama ini identik dengan penyakit yang menyerang perempuan. Namun, penyakit ini juga dapat dialami laki-laki, meskipun jumlah kasusnya jauh lebih sedikit.

Sejumlah faktor bisa jadi pemincunya. General Practitioner RS Sentra Medika Hospital Harapan Bunda, dr. Andi Sitti Tandina, dalam acara Morning Zone yang tayang di Youtube Okezone menjelaskan, salah satu faktor yang berperan dalam risiko kanker payudara pada laki-laki adalah hormon estrogen.

Meski kadarnya lebih rendah dibandingkan perempuan, laki-laki tetap memiliki hormon tersebut. dr. Andi Sitti Tandina menjelaskan bahwa kondisi tertentu dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon dan meningkatkan risiko terjadinya penyakit tersebut.

“Faktor risikonya bisa berbeda. Laki-laki juga memiliki hormon estrogen, tetapi kadarnya tidak setinggi perempuan. Ada beberapa penyakit atau kondisi tertentu yang dapat menyebabkan peningkatan kadar estrogen pada laki-laki,” ujar dr. Andi Sitti Tandina.

1. Kanker Payudara pada Pria Kurang dari 1 Persen

Kanker payudara pada laki-laki tergolong jarang terjadi. dr. Andi Sitti Tandina menjelaskan bahwa proporsi kasus kanker payudara yang dialami laki-laki kurang dari 1 persen.

Meski demikian, risiko penyakit ini tetap perlu diperhatikan. Laki-laki juga memiliki jaringan payudara yang memungkinkan sel kanker berkembang.

Karena jumlah kasusnya relatif sedikit, kanker payudara pada pria kerap kurang mendapat perhatian. Padahal, pemahaman mengenai faktor risiko dan gejala awal dapat membantu mendorong pemeriksaan lebih dini.

“Berdasarkan penelitian, kasus kanker payudara pada laki-laki memang sangat jarang, yakni kurang dari 1 persen dari seluruh kasus kanker payudara. Namun, bukan berarti laki-laki sama sekali tidak berisiko mengalami penyakit ini,” ucap dr Andi Sitti Tandina.

2. Riwayat Keluarga Bisa Meningkatkan Risiko

Salah satu faktor risiko kanker payudara pada laki-laki adalah riwayat keluarga. Menurut dokter, seseorang dapat memiliki risiko lebih tinggi apabila terdapat anggota keluarga yang pernah mengalami kanker payudara.

Riwayat tersebut bisa berasal dari keluarga pihak ibu maupun ayah. Risiko juga dapat diwariskan kepada anak laki-laki, bukan hanya anak perempuan.

“Kalau pada keluarga, misalnya keluarga ada yang riwayat kanker payudara, mau ibu atau ayah, anaknya mau perempuan mau laki-laki itu punya risiko untuk terjadinya kanker payudara,” jelasnya.

“Karena itu, riwayat kanker dalam keluarga perlu menjadi perhatian. Terutama jika terdapat beberapa anggota keluarga yang pernah mengalami kanker payudara atau kanker terkait faktor genetik,” lanjutnya.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement