Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kanker Payudara Bisa Menyerang Laki-Laki, Pemicunya Bukan Cuma Faktor Keturunan

Djanti Virantika , Jurnalis-Jum'at, 16 Oktober 2026 |16:05 WIB
Kanker Payudara Bisa Menyerang Laki-Laki, Pemicunya Bukan Cuma Faktor Keturunan
Kanker payudara pada pria. (Foto: NFCR)
A
A
A

3. Sindrom Klinefelter Bisa Menjadi Faktor Risiko

Guys, Kenali 4 Faktor Risiko Kanker Payudara pada Pria

dr. Andi Sitti Tandina juga menyebut sindrom Klinefelter sebagai salah satu kondisi yang dapat meningkatkan risiko kanker payudara pada laki-laki. Sindrom Klinefelter merupakan kondisi genetik yang terjadi ketika laki-laki memiliki kromosom X tambahan.

Kondisi ini dapat memengaruhi produksi hormon dan menyebabkan kadar estrogen relatif lebih tinggi dibandingkan laki-laki pada umumnya. Perubahan keseimbangan hormon tersebut menjadi salah satu faktor yang berkaitan dengan peningkatan risiko kanker payudara pada pria.

Meski demikian, memiliki sindrom Klinefelter tidak berarti seseorang pasti akan mengalami kanker payudara. Risiko penyakit tetap dipengaruhi berbagai faktor lainnya.

“Faktor berikutnya adalah penyakit atau kondisi tertentu yang menyebabkan ketidakseimbangan hormon estrogen. Salah satu contohnya adalah sindrom Klinefelter, yaitu kondisi genetik bawaan pada laki-laki yang dapat memengaruhi keseimbangan hormon dalam tubuh,” ucap dr. Andi Sitti Tandina.

4. Gangguan Organ Hati Juga Perlu Diwaspadai

Selain faktor genetik dan riwayat keluarga, gangguan pada organ hati juga dapat memengaruhi keseimbangan hormon dalam tubuh. Hati memiliki peran penting dalam metabolisme berbagai hormon, termasuk estrogen.

Pada penyakit hati kronis yang berat, proses metabolisme hormon dapat terganggu sehingga kadar estrogen relatif meningkat. Kondisi tersebut dapat berkontribusi terhadap peningkatan risiko kanker payudara pada laki-laki.

Namun, gangguan hati bukan berarti secara langsung menyebabkan kanker payudara. Risiko perlu dipahami berdasarkan kondisi medis secara keseluruhan dan faktor-faktor lain yang menyertainya.

“Selain itu, gangguan fungsi organ, seperti penyakit hati yang berat, juga dapat menyebabkan perubahan keseimbangan hormon. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko kanker payudara pada laki-laki,” jelasnya.

5. Kenali Gejala Kanker Payudara pada Pria

Kanker payudara pada laki-laki dapat menimbulkan sejumlah gejala yang perlu diwaspadai. Di antaranya, muncul benjolan di area payudara, terutama di sekitar puting.

Kemudian, puting tertarik ke dalam atau mengalami perubahan bentuk. Keluar cairan dari puting, terutama jika bercampur darah. Kulit di sekitar payudara mengalami perubahan, seperti penebalan atau luka. Muncul pembengkakan atau perubahan bentuk pada area payudara.

Gejala tersebut tidak selalu menandakan kanker. Namun, jika muncul benjolan atau perubahan yang tidak biasa, pemeriksaan medis perlu dilakukan untuk mengetahui penyebabnya.

(Djanti Virantika)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement