Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Luka Koreng Jangan Digaruk, Cara Ini Bisa Bikin Rasa Gatalnya Berkurang

Nurrizka Nasywa Tsabitah , Jurnalis-Senin, 12 Oktober 2026 |22:05 WIB
Luka Koreng Jangan Digaruk, Cara Ini Bisa Bikin Rasa Gatalnya Berkurang
Ilustrasi luka koreng. (Foto: dok pvproductions/Magnific)
A
A
A

JAKARTA - Koreng yang terasa gatal sering kali membuat seseorang tanpa sadar menggaruk atau mengelupasnya. Padahal, koreng merupakan bagian alami dari proses penyembuhan luka dan berfungsi melindungi jaringan kulit yang sedang memperbaiki diri.

Dilansir dari Verywell Health, rasa gatal pada koreng muncul akibat berbagai proses biologis ketika tubuh memperbaiki jaringan yang rusak. Meski terasa mengganggu, menggaruk koreng justru dapat memperlambat penyembuhan dan meningkatkan risiko infeksi.

1. Mengapa Koreng Bisa Terasa Gatal?

Ketika kulit mengalami luka akibat tergores, terpotong, atau terbakar, tubuh akan membentuk gumpalan darah untuk menghentikan perdarahan. Setelah itu, koreng akan terbentuk untuk melindungi luka dari kotoran dan bakteri selama proses penyembuhan berlangsung.

Di bawah lapisan koreng, tubuh bekerja memperbaiki jaringan kulit dan pembuluh darah yang rusak. Sel darah putih juga membantu membersihkan area luka dari benda asing dan bakteri.

Salah satu faktor yang membuat gatal adalah histamin, zat kimia yang dilepaskan tubuh dan terlibat dalam proses peradangan serta penyembuhan luka. Selain itu, zat yang terlibat dalam respons peradangan, seperti sitokin dan nerve growth factor, juga diduga memicu sensasi gatal.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement