Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ketombe Tak Mempan Diusir dengan Shampo? Ini Penyebabnya

Niko Prayoga , Jurnalis-Minggu, 14 Juni 2026 |17:25 WIB
Ketombe Tak Mempan Diusir dengan Shampo? Ini Penyebabnya
Ketombe Tak Mempan Diusir dengan Shampo? Ini Penyebabnya (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Sudah rutin keramas tetapi ketombe tetap muncul dan bahkan semakin membandel? Kondisi ini ternyata tidak selalu disebabkan oleh kurangnya menjaga kebersihan rambut. Dalam beberapa kasus, jenis sampo yang digunakan justru dapat memengaruhi kesehatan kulit kepala dan memperparah masalah ketombe.

Ketombe yang muncul dalam bentuk serpihan besar, disertai rasa gatal, kemerahan, hingga iritasi tentu dapat mengganggu kenyamanan. Banyak orang mengandalkan sampo untuk mengatasinya, tetapi tidak semua produk bekerja dengan cara yang sama.

Dokter umum sekaligus influencer kesehatan, dr. Cecep Hermawan, dalam unggahan di akun Instagramnya menjelaskan bahwa salah satu penyebab ketombe sulit hilang bisa berasal dari kandungan Sodium Lauryl Sulfate (SLS) yang terdapat pada sebagian sampo.

Menurut dr. Cecep, SLS memang efektif membersihkan kulit kepala dan rambut. Namun, bahan tersebut juga dapat mengangkat minyak alami rambut secara berlebihan sehingga kulit kepala merespons dengan memproduksi lebih banyak minyak.

“Nah, bisa jadi sampo yang biasa kita pakai masih mengandung SLS. SLS ini memang untuk membersihkan, tapi karena mengangkat minyak alami terlalu kuat, kelenjar di kulit kepala malah merespons dengan produksi minyak berlebih,” kata dr. Cecep.

Efek Sampo

Ia menjelaskan, kondisi tersebut dapat membuat kulit kepala menjadi kering, lebih mudah mengalami iritasi, sekaligus menyebabkan rambut cepat lepek.

Karena itu, dr. Cecep menyarankan penggunaan sampo non-SLS yang mengandung Piroctone Olamine, yakni bahan antijamur yang kerap digunakan untuk membantu mengendalikan ketombe.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement