Selain sindrom nefrotik yang tidak lagi merespons terapi steroid, penyebab utama kedua adalah kelainan kongenital atau bawaan sejak lahir. Sementara faktor ketiga berkaitan dengan penyakit autoimun dan peradangan.
"Yang kedua adalah penyakit bawaan pada ginjal dan saluran kemih. Ya, yang ketiga adalah peradangan pada ginjal, misalnya karena penyakit lupus, IgA nephropathy, dan lain-lain," tambah dr. Reza.
Meski pemicu utama gagal ginjal pada anak umumnya bukan berasal dari konsumsi makanan harian secara langsung, dr. Reza mengingatkan para orangtua untuk tidak mengabaikan pentingnya membiasakan pola hidup sehat sejak dini. Penerapan gaya hidup seimbang tetap menjadi pondasi penting dalam menjaga fungsi organ tubuh anak hingga mereka dewasa kelak.
"Nah, lantas apakah anak boleh pola hidupnya tidak dijaga? Tidak juga. Pola hidup sehat pada anak tetap harus dijaga: mencegah obesitas, mengatur pola makan, ya. Karena ini kaitannya untuk pencegahan penyakit ginjal yang dapat terjadi di kemudian hari," pungkas dia.
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.