JAKARTA - Rasa cemas, sedih, atau kehilangan semangat bisa dialami siapa saja. Namun, jika perasaan tersebut berlangsung lama dan mulai mengganggu kehidupan sehari-hari, kondisi ini bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan mental.
Dilansir dari World Health Organization (WHO), gangguan kecemasan atau anxiety disorder merupakan kondisi ketika seseorang mengalami rasa takut dan khawatir yang berlebihan. Sementara itu, gangguan depresi atau depressive disorder ditandai dengan suasana hati yang tertekan atau hilangnya minat dan kesenangan dalam waktu yang cukup lama.
Rasa cemas sebenarnya merupakan hal yang wajar. Namun, pada kasus gangguan kecemasan, rasa takut dan khawatir bisa terasa sulit dikendalikan.
Seseorang dengan gangguan kecemasan juga bisa mengalami rasa tegang, gelisah, sulit berkonsentrasi, dan susah tidur. Beberapa orang juga mengalami jantung berdebar, berkeringat, gemetar, mual, atau merasa seperti dalam bahaya.
Gangguan kecemasan memiliki beberapa jenis, seperti gangguan kecemasan menyeluruh, gangguan panik, kecemasan sosial, fobia spesifik, agorafobia, hingga kecemasan akibat perpisahan.