Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Studi: Cuaca Panas Bikin Orang Emosian dan Sulit Tidur

Niko Prayoga , Jurnalis-Minggu, 27 September 2026 |13:05 WIB
Studi: Cuaca Panas Bikin Orang Emosian dan Sulit Tidur
Ilustrasi cuaca panas. (Foto: dok Magnific)
A
A
A

Fenomena ini rupanya sangat berkaitan erat dengan dinamika kehidupan masyarakat di Indonesia. Terdapat perbedaan kontras antara pola perilaku warga yang menetap di wilayah pegunungan yang sejuk dengan masyarakat kawasan pesisir.

"Relate enggak sih sama kondisi di Indonesia? Warga yang hidup di dataran tinggi dengan cuaca yang lebih dingin, justru orang-orangnya lebih kalem, tenang, dan stabil secara emosi dibandingkan dengan masyarakat yang hidup di daerah pesisir," ungkapnya.

Perlu Area Terbuka Hijau

Menanggapi realita tersebut, Bang Sap menggarisbawahi pentingnya tata ruang dan keberadaan ruang terbuka hijau (RTH) di area perkotaan. Ia menilai area hijau dan tata bangunan bukan lagi sekadar elemen dekoratif kota, melainkan kebutuhan mendasar bagi kesehatan jiwa publik.

"Makanya, kota yang teduh, ruang yang hijau, bangunan dengan ventilasi baik, dan tempat kerja yang nyaman bukan cuma soal urusan estetika. Itu bagian dari infrastruktur kesehatan dan mental," tutur Bang Sap.

Sebagai penutup, ia mengingatkan bahwa tingkat emosional masyarakat suatu daerah juga bisa menjadi cermin dari kondisi kelestarian lingkungan sekitarnya. "Jadi, kalau ada suatu negara yang orang-orangnya gampang tersinggung, bisa jadi karena alamnya banyak yang rusak dan suhunya jadi makin panas," ucapnya.

(Agustina Wulandari )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement