Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Batuk karena Influenza A, Dokter Sarankan Madu sebagai Booster Penyembuhan

Niko Prayoga , Jurnalis-Minggu, 20 September 2026 |18:05 WIB
Batuk karena Influenza A, Dokter Sarankan Madu sebagai Booster Penyembuhan
Madu untuk booster saat batuk. (Foto: dok Magnific)
A
A
A

JAKARTA - Kasus influenza belakangan ini tengah melonjak dan menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Virus yang menyerang saluran pernapasan ini membuat banyak orang tua khawatir, terutama ketika melihat anak-anak mereka terserang gejala batuk berat yang tak kunjung mereda.

Di tengah situasi ini, banyak orang tua yang panik dan terbiasa langsung memberikan obat-obatan secara terus-menerus hingga gejala hilang sepenuhnya. Padahal, pemulihan dari batuk akibat Influenza A membutuhkan proses dan waktu yang tidak instan.

Dokter Spesialis Anak Ardi Santoso menjelaskan bahwa batuk akibat influenza memang bisa berlangsung cukup lama. Namun, hal itu bukan berarti pasien harus mengkonsumsi obat batuk nonstop sepanjang masa pemulihan.

"Lagi banyaknya influenza kan, banyak yang kena, jadi hati-hati ya. Batuknya itu memang bisa sampai lama, sampai 2 minggu sembuhnya. Tapi bukan berarti selama 2 minggu full tuh minum obat terus, nggak," ujar dr. Ardi Santoso dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya, dikutip Minggu (20/9/2026).

Madu Jadi Obat Pendamping

Menurut dr. Ardi, pemberian obat batuk sebaiknya disesuaikan dengan kondisi anak dan tidak diberikan secara berlebihan karena proses penyembuhannya terjadi secara bertahap. Sebagai alternatif alami yang aman dan efektif, dr. Ardi menyarankan pemanfaatan madu sebagai terapi pendamping untuk meredakan gejala.

"Jadi obat batuknya tuh lihat kondisi aja, dan memang pemulihannya memang bertahap. Dan madu itu bisa digunakan 2 sampai 5 mili per hari untuk anak-anak di atas setahun sampai dewasa tuh boleh," ujarnya.

Penggunaan madu untuk meredakan batuk ini bukan sekadar mitos atau resep turun-temurun, melainkan sudah teruji secara medis. Madu bekerja melapisi tenggorokan sehingga membantu mengurangi iritasi dan frekuensi batuk pada anak maupun dewasa.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement