JAKARTA - Kasus influenza A yang tengah melonjak di rumah sakit Surabaya kini jadi sorotan. Influenza A biasanya terjadi pada anak-anak usia sekolah dasar, di mana batuk dan pilek yang tak kunjung sembuh. Jika anak mengalami gejala seperti batuk, pilek, demam tinggi, dan kelelahan ekstrem, perlu diwaspadai dan segera bawa ke dokter.
Bahkan, jika dibiarkan influenza A bisa menyebabkan pneumonia. Dokter Spesialis Anak Ardi Santoso menyebutkan, pneumonia bisa disebabkan karena virus influenza. Bronkitis juga bisa disebabkan karena virus influenza.
“Influenza di sini dimaksud bukan flu batuk pilek biasa ya, itu common cold. Influenza adalah nama virus seperti halnya virus yang lain covid, RSV dan yang lainnya. Virus influenza ini sangat menular dan pada anak-anak bisa berbahaya bisa berakibat fatal, bisa menyebabkan pneumonia dan bronkitis,” ujarnya lewat video di akun Instagram pribadinya, dikutip Kamis (17/9).
Dokter Ardi menjelaskan, bahwa virus influenza bisa menular dari satu tempat ke tempat yang lain. “Dari percikan droplet, dari tangan dipegang, jadi batuknya itu bisa. Influenza A, Influenza B, Inferenza C. Influenza A ini biasanya yang tersering pada daerah yang wabah secara global. Itu pun dibagi lagi jadi subtipe H1N1 dan H3N2,” ucapnya.
“Kita bisa tahu kok, kalau anak kita batuk nggak sembuh-sembuh, kok ada tanda-tanda pneumonia, bronkitis. Penyebabnya apa ya? Bisa jadi penyebabnya adalah salah satunya adalah virus influenza,” kata dr. Ardi.
Ia menyarankan untuk segera melakukan PCR dan akan bisa mengidentifikasi kira-kira virus apa yang menyebabkan pneumonia atau bronkitis. Dan itu sangat berbahaya karena harus diisolasi dan jangan sampai tertular dengan anak-anak yang lainnya.
“Sekolah juga harus atur protokol kesehatannya, supaya nggak menular ke lainnya. Yang penting lagi jangan lupa vaksin influenza,” tuturnya.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.