Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Bagaimana Gejala dan Pencegahannya?

Agustina Wulandari , Jurnalis-Selasa, 15 September 2026 |11:05 WIB
Beda Influenza A dan Flu Biasa, Bagaimana Gejala dan Pencegahannya?
Ilustrasi perbedaan Influenza A dan flu biasa. (Foto: dok Magnific)
A
A
A

JAKARTA - Di tengah kondisi alam yang tak menentu, virus influenza A kembali marak di Indonesia. Kasus melonjaknya influenza A terjadi di beberapa rumah sakit Surabaya akhir-akhir ini. Tak hanya terjadi pada orang dewasa, influenza A juga menyerang anak-anak. 

Meski tak berbahaya, virus influenza A berbeda dengan flu biasa. Apa bedanya? Yuk kenali gejala dan pencegahannya. 

Menurut Mayo Clinic, Influenza A disebabkan oleh virus influenza tertentu (H3N2) dan menyebabkan gejala yang parah di seluruh tubuh serta lebih mudah, sedangkan flu biasa atau flu musiman yang disebabkan oleh ratusan virus yang berbeda (paling sering rhinovirus) dan cenderung lebih ringan. 

Gejala Influenza A dan Flu Biasa

Dilihat dari gejalanya, influenza A dimulai secara tiba-tiba dengan demam tinggi 3 - 5 hari, nyeri badan yang parah, kelelahan ekstrem 2-3 minggu, dan batuk kering. Gejalanya intens dan membuat seseorang cepat lemas. 

Sementara, flu biasa dimulai secara bertahap dan sebagian besar hanya menyerang bagian atas leher. Gejalanya meliputi hidung berair atau tersumbat, bersin, dan sakit tenggorokan ringan. Demam jarang terjadi atau sangat ringan dan bisa sembuh dalam 1-2 hari.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika (CDC) menyebut, Influenza A bisa menyebabkan masalah kesehatan berbahaya seperti pneumonia, infeksi bakteri, radang jantung, dan rawat inap di rumah sakit. Flu biasa jarang menyebabkan penyakit serius atau komplikasi jangka panjang. Pemulihan biasanya terjadi dalam beberapa hari hingga satu minggu.

Langkah Pencegahan Influenza A dan Flu Biasa 

Ilustrasi cegah Influenza A. (Foto: dok Magnific)
Ilustrasi cegah Influenza A. (Foto: dok Magnific)

Kemenkes RI bersama otoritas kesehatan menyarankan masyarakat melakukan beberapa langkah pencegahan, antara lain:

1. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

·   Mencuci tangan dengan sabun secara rutin

·   Menjaga etika batuk dan bersin

·   Menggunakan masker saat gejala muncul

·   Hindari menyentuh wajah dengan tangan kotor

·   Cukup istirahat dan konsumsi gizi seimbang

2. Melakukan Vaksin Tahunan

Vaksin influenza tetap direkomendasikan, terutama bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, lansia, dan penderita penyakit penyerta vaksin ini bisa mengurangi risiko sakit berat dan rawat inap.

(Agustina Wulandari )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement