Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kasus Influenza A di Surabaya Melonjak, Benarkah Berbahaya?

Agustina Wulandari , Jurnalis-Senin, 14 September 2026 |19:15 WIB
Kasus Influenza A di Surabaya Melonjak, Benarkah Berbahaya?
Ilustrasi Influenza A. (Foto: dok Magnific/benzoix)
A
A
A

Menurutnya, Super Flu ini tidak lebih berbahaya daripada Covid Delta tapi lebih berbahaya daripada Covid Omicron. “Nih contohnya adalah anak-anak di bawah lima tahun atau anak-anak yang punya komorbid seperti asma. Yang terpenting Anda harus tahu jika anak Anda mengalami gejala-gejala batuk pilek dengan anaknya lemas banget, ada tanda-tanda sesak napas harus segera dibawa ke dokter ya,” kata dr. Ian.

Sementara itu, Direktur Penyakit Menular Kemenkes dr Prima Yosephine menjelaskan bahwa laporan kematian pada pasien influenza umumnya berkaitan dengan kondisi komorbid yang memperberat penyakit dasar. Pada kondisi risiko tinggi seperti ini, infeksi dari virus maupun bakteri, dapat menjadi pencetus yang memperburuk komorbid yang sudah tidak stabil. 

“Influenza tidak selalu menjadi penyebab kematian utama, tetapi dapat menjadi pencetus yang memperburuk kondisi kesehatan yang sudah tidak stabil, terutama pada pasien lansia dengan komorbid,” katanya.

Untuk itu, masyarakat diimbau tetap menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, menggunakan masker saat sakit termasuk kelompok rentan (memiliki komorbid atau lansia), serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan bila mengalami gejala berat. 

“Vaksinasi influenza tahunan, khususnya bagi kelompok berisiko, juga dianjurkan sebagai langkah pencegahan,” tuturnya.

(Agustina Wulandari )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement