Eksplorasi terhadap gaya dan koleksi busana Rahmi Hatta telah dimulai sejak pembukaan rangkaian Satu Abad Rahmi Hatta.
Pada 1 Juli 2026, Yayasan Meutia Hatta Swasono menggelar Afternoon Tea Talkshow: Satu Abad Rahmi Hatta, Sebuah Legacy di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
Mengangkat tema “Legacy of Rahmi Hatta: Past, Present and Future”, kegiatan tersebut menghadirkan Prof. Dr. Meutia Farida Hatta Swasono, Dr. Dewi Motik, M.A., M.Si., serta Prilly Latuconsina.
Selain diskusi mengenai nilai intelektualitas, kesederhanaan, dan keteladanan Rahmi Hatta, kegiatan tersebut juga menampilkan koleksi busana pribadinya.
Koleksi tersebut kemudian diperagakan oleh Puteri Indonesia dan Abang None Jakarta Pusat melalui fashion presentation. Busana lama dipresentasikan dengan sentuhan kontemporer, tetapi tetap mempertahankan nilai sejarah dan unsur budaya yang melekat pada koleksi tersebut.
Jika pada kegiatan pembuka koleksi busana diperkenalkan melalui fashion presentation, pertunjukan “RUMAH” membawanya ke dalam konteks cerita yang lebih luas.