Secara medis, micro-arousal sebenarnya merupakan bagian alami dari fase tidur manusia. Dalam intensitas yang wajar, fenomena ini bahkan memiliki fungsi positif untuk mendukung pembentukan memori otak. Namun, frekuensi yang berlebihan justru membawa dampak buruk bagi kesegaran tubuh.
"Sebenernya dalam jumlah yang wajar, micro-arousal justru bagian dari tidur yang normal karena membantu pembentukan memori. Tapi kalo terlalu sering, apalagi disertai dengan kondisi stres, itu bisa bikin lo ngerasa kelelahan di pagi hari," tutur dia.
Selain micro-arousal, terdapat beberapa faktor medis lain yang dapat merusak kualitas tidur seseorang. Beberapa di antaranya meliputi henti napas saat tidur (sleep apnea), sindrom kaki gelisah (restless leg syndrome), hingga dampak dari stres kronis.
Guna memastikan penyebab pasti dari kelelahan berlebih yang dialami, dr. Adam mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.
"Kalo kalian sering ngerasa kecapekan padahal udah tidur cukup, dikonsultasikan ke dokter ya," ucapnya.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.