Pistachio mengandung asam amino bernama L-arginina. Di dalam tubuh, zat ini dapat diubah menjadi oksida nitrat atau nitric oxide.
Oksida nitrat berperan dalam membantu melebarkan pembuluh darah. Ketika pembuluh darah lebih rileks dan melebar, aliran darah dapat menjadi lebih lancar sehingga tekanan pada pembuluh darah berpotensi menurun.
Pistachio juga mengandung kalium, mineral yang penting bagi kesehatan tubuh. Kalium membantu merelaksasi dinding pembuluh darah dan mendukung ginjal dalam membuang kelebihan natrium.
Hal ini penting karena asupan natrium yang terlalu tinggi dapat berkontribusi terhadap peningkatan tekanan darah.
Selain kalium dan L-arginina, pistachio mengandung lemak tak jenuh yang lebih ramah bagi kesehatan jantung dibandingkan lemak jenuh dalam jumlah tinggi. Kacang ini juga mengandung antioksidan dan berbagai senyawa tumbuhan yang dapat mendukung kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Tidak perlu makan pistachio dalam jumlah banyak untuk mendapatkan manfaatnya. Satu porsi sekitar 1 ons atau kurang lebih 49 butir pistachio dapat menjadi pilihan yang praktis untuk dimasukkan ke dalam pola makan sehari-hari.