Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kenapa Lemak di Perut Bawah Susah Hilang? Dokter Ungkap Penyebabnya

Niko Prayoga , Jurnalis-Jum'at, 21 Agustus 2026 |07:05 WIB
Kenapa Lemak di Perut Bawah Susah Hilang? Dokter Ungkap Penyebabnya
Lemak perut. (Foto: Freepik)
A
A
A

Menurutnya, keberadaan reseptor alpha-2 adrenergik inilah yang membuat beberapa bagian tubuh menjadi area yang paling sulit menipis saat menjalani program penurunan berat badan.

“Nah ada area-area yang memang reseptor alpha-2 adrenergiknya lebih tinggi yaitu di perut bawah, payudara, dan bokong, sehingga sinyal pelepasan lemak lebih sulit terjadi di sana,” lanjut dia.

Sedot Lemak

Tak hanya faktor dominasi reseptor penghambat, dr. Adam juga menyoroti kendala sirkulasi darah di area-area lemak membandel tersebut. Menurutnya, sirkulasi darah di area perut bawah cenderung lebih rendah dibanding bagian tubuh lainnya.

“Bahkan aliran darah di area lemak tersebut lebih rendah, sehingga hormon katekolamin lebih sulit mencapai sel lemaknya,” kata dr. Adam.

Kombinasi antara tingginya reseptor alpha-2 adrenergik dan rendahnya aliran darah inilah yang membuat lemak di perut bawah menjadi bagian tubuh paling terakhir yang menyusut.

2. Cara Atasinya

Lantas, bagaimana cara mengatasinya? dr. Adam menegaskan bahwa kunci utama untuk menaklukkan lemak bandel ini terletak pada konsistensi dan kombinasi latihan yang tepat.

“Akibatnya area perut bawah ini menjadi bagian terakhir yang menipis. Perlu defisit kalori yang konsisten sekaligus latihan otot agar tubuh terpaksa mengambil lemak dari lokasi yang lebih sulit tersebut,” pungkas dia.

(Djanti Virantika)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement